Jumat, 09 April 2021

Mengapa para murid belum menerima dan percaya akan kebangkitan Tuhan Yesus yang Maria Magdalena mula-mula alami dan kemudian juga dialami oleh dua murid yang berjalan bersama Yesus yang telah bangkit di jalan ke Emaus dan makan bersama di Emaus?

   

Para murid membutuhkan pengalaman pribadi akan kebangkitan agar mereka memiliki dasar  rasa iman dan pengetahuan akan kebangkitan yang berakar dalam. Hal ini penting karena mewartakan dan memberikan kesaksian tentang Kebangkitan Tuhan membutuhkan pengalaman akan Allah yang telah bangkit secara mantap kokoh tidak tergoyahkan. Para murid tidak cepat terima dan percaya pengalaman pribadi Maria Magdalena dan dua murid lainnya akan kebangkitan Tuhan karena itu pengalaman pribadi itu bukan pengalaman murid lain yang belum mengalami kebangkitan Tuhan Yesus.


Yesus menampakan diri kepada 11 murid yang lain dengan pola penampilan Tuhan: berdialog dan makan bersama. 


Pengalaman akan kebangkitan oleh 11 murid dan Maria Magdalena inilah membuat mereka merasa yakin dan pasti mewartakan Kristus yang bangkit kepada dunia mulai dari Yerusalem kepada para pemuka Agama Yahudi yang memiliki pusat Identitas kebanggaannya adalah Bait Allah Yerusalem tempat sembah Yahweh yang telah  menjadi nyata di dalam diri Yesus yang derita di Salib, wafat, dimakamkan dan pada hari ketiga dibangkitkan dari alam maut. 


Bacaan Pertama menampilkan Yohanes dan Petrus mulai bersaksi tentang kebangkitan Yesus Kristus di hadapan para pemuka Agama Yahudi yang berperan aktif di dalam tata kelolah Bait Allah Yerusalem. 


Kalau mereka ini yaitu para pemuka Agama Yahudi ini  percaya kepada Kristus yang menderita, wafat di Salib, dimakamkan, dan kemudian dibangkitkan, maka betapa besar dan kokohnya iman, harap dan kasih di dalam Bait Allah Yerusalem untuk selama-lamanya. 


Kita menjadi missionaris pewarta Sabda Allah semestinya mula-mula memiliki pengalaman pribadi akan Allah yang mendalam seperti 11 Murid dan Maria Magdalena, karena pengalaman akan Allah yang telah bangkit inilah menjadi kekuatan seorang imam/bruder/suster/frater dan missionaris awam dalam mewartakan kebangkitan  Kristus kepada semua bangsa.**"


 







Liturgia Verbi (B-I)

Hari Sabtu Dalam Oktaf Paskah


Sabtu, 10 April 2021


Bacaan Pertama

Kis 4:13-21


"Tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata

tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar."


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:


Pada waktu itu

Pasul Petrus dan Yohanes dihadapkan

ke Mahkamah Agama Yahudi.

Ketika para pemimpin Yahudi dan tua-tua umat

serta ahli-ahli Taurat melihat keberanian mereka,

padahal keduanya adalah orang biasa yang tidak terpelajar,

heranlah mereka.

dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus.

Tetapi karena mereka melihat

orang yang disembuhkan para rasul itu

berdiri di samping kedua rasul itu,

mereka tidak dapat mengatakan apa-apa untuk membantahnya.


Maka mereka menyuruh rasul-rasul itu meninggalkan ruang sidang.

Lalu berundinglah mereka, dan berkata,

"Tindakan apakah yang harus kita ambil terhadap orang-orang ini?

Sebab telah nyata kepada semua penduduk Yerusalem,

bahwa mereka telah mengadakan suatu mujizat yang menyolok

dan kita tidak dapat menyangkalnya.

Tetapi supaya hal itu jangan makin luas tersiar

di antara orang banyak,

baiklah kita mengancam dan melarang mereka,

supaya mereka jangan berbicara lagi dengan siapa pun

dalam nama itu."


Setelah kedua Rasul itu disuruh masuk lagi,

mereka diperintahkan supaya

sama sekali jangan berbicara atau mengajar lagi

dalam nama Yesus.


Tetapi Petrus dan Yohanes menjawab mereka,

"Silakan kamu putuskan sendiri

manakah yang benar di hadapan Allah:

Taat kepada kamu atau taat kepada Allah.

Sebab tidak mungkin bagi kami

untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat

dan yang telah kami dengar."

Mereka semakin keras mengancam rasul-rasul itu,

tetapi akhirnya melepaskan mereka juga,

sebab sidang tidak melihat jalan untuk menghukum mereka

karena takut akan orang banyak

yang memuliakan nama Allah

berhubung dengan apa yang telah terjadi.


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 118:1.14-15a.16a.18.19-21,R:21a


Refren: Aku bersyukur kepada-Mu,

sebab Engkau telah menjawab aku.


*Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik.

Kekal abadi kasih setia-Nya.

Tuhan itu kekuatanku dan mazmurku;

Ia telah menjadi keselamatanku.

Suara sorak-sorai dan kemenangan

terdengar di kemah orang-orang benar


*Tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan,

tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan.

Tuhan telah menghajar aku dengan keras,

tetapi Ia tidak menyerahkan aku kepada maut.


*Bukakan aku pintu gerbang kebenaran,

aku hendak masuk ke dalamnya,

hendak mengucap syukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,

orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.

Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku

dan telah menjadi keselamatanku.


Bait Pengantar Injil

Mzm 118:24


Inilah hari yang dijadikan Tuhan,

marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya.


Bacaan Injil

Mrk 16:9-15


"Pergilah ke seluruh dunia,

beritakanlah Injil kepada segala makhluk."


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus:


Setelah Yesus bangkit dari antara orang mati,

pagi-pagi pada hari pertama minggu itu,

Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena.

Daripadanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.

Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya

kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus,

dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.

Tetapi ketika mereka mendengar bahwa Yesus hidup

dan telah dilihat olehnya,

mereka tidak percaya.

Sesudah itu Yesus menampakkan diri dalam rupa yang lain

kepada dua orang dari para murid,

ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.

Ketika mereka kembali

dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain,

kepada mereka pun teman-teman itu tidak percaya.


Akhirnya Yesus menampakkan diri kepada kesebelas orang itu

ketika mereka sedang makan.

Yesus mencela ketidak-percayaan dan kedegilan hati mereka,

oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang

yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.


Lalu Yesus berkata kepada mereka,

"Pergilah ke seluruh dunia,

beritakanlah Injil kepada segala makhluk!"


Demikianlah sabda Tuhan. For

Mengapa Polanya hampir sama dari Yesus Yang Bangkit menampakan diri secara berulang-ulang kepada para murid, yaitu berdialog dengan para murid lalu Perjamuan makan bersama dengan para murid dan lalu kemudian Yesus menghilang?

    


Yesus Menampakan diri berulang-ulang kepada para murid dengan pola: berbicara atau berdialog, lalu sarapan bersama atau makan bersama, lalu Yesus pergi. Tujuannya jelas. Agar para murid memiliki keyakinan,  keteguhan, kepercayaan, kepastian, untuk memberikan kesaksian yang kokoh tentang Kristus dan kebangkitan-Nya kepada dunia mulai dari Yerusalem, mulai dari Bait Allah Yerusalem sebagai pusat Identitas Bangsa Yahudi, tempat YAHWEH disembah dan dimuliakan, dan yang telah terpenuhi di dalam diri Yesus Kristus yang telah bangkit dan terus menerus menampakan diri kepada para murid-Nya. 


Dari kisah Kebangkitan yang kita baca dan kita dengar di dalam Injil khususnya, terdapat tiga unsur penting yaitu harapan, sukacita dan pewartaan. 

Kebangkitan Kristus memberikan harapan bagi yang telah putus ada setelah penderitaan dan kematian. Kebangkitan Tuhan memberikan  sukacita bagi yang sedih dan berduka karena kematian di Salib. Kebangkitan Kristus memberikan keberanian kepada para murid pergi mewartakan Kristus kepada dunia mulai dari Yerusalem, pusat iman bangsa Yahudi kepada YAHWEH yang terpenuhi di dalam Kristus. 


Kebangkitan Yesus setelah wafat di Salib dan dimakamkan, menjadikan iman kita tidak sia-sia. Salib bagi sebagian orang adalah kebodohan. Salib juga bagi sebagian orang adalah kutukan. Tetapi Salib bagi orang yang percaya kepada kebangkitan Kristus adalah sebuah kebijaksanaan Allah yang menyelamatkan dunia.


Apakah kita juga bergulat seperti para murid yang bergulat setelah kematian Yesus di Salib ? Bagaimana Kebangkitan Tuhan, Paskah dapat memberikan harapan, sukacita dan pewartaan seperti yang dialami para murid di dalam bacaan-bacaan Suci pada Hari ini? *** 




Liturgia Verbi (B-I)

Hari Jumat Dalam Oktaf Paskah


Jumat, 9 April 2021


Bacaan Pertama

Kis 4:1-12


"Keselamatan hanya ada di dalam Yesus."


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:


Sekali peristiwa,

sesudah menyembuhkan seorang lumpuh,

Petrus dan Yohanes berbicara kepada orang banyak.

Tiba-tiba mereka didatangi imam-imam

dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki.

Mereka ini sangat marah,

karena Petrus dan Yohanes mengajar orang banyak

dan memberitakan bahwa dalam Yesus

ada kebangkitan dari antara orang mati.

Maka mereka ditangkap,

lalu diserahkan ke dalam tahanan sampai keesokan harinya,

karena hari telah malam.

Tetapi di antara orang yang mendengar ajaran itu

banyak yang menjadi percaya,

sehingga jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki.


Pada keesokan harinya

pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan para ahli Taurat

mengadakan sidang di Yerusalem

dengan Imam Besar Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander

dan semua orang lain yang termasuk keturunan Imam Besar.

Lalu Petrus dan Yohanes dihadapkan kepada sidang itu

dan mulai diperiksa dengan pertanyaan ini:

"Dengan kuasa manakah atau dalam nama siapakah

kamu bertindak demikian itu?"


Maka jawab Petrus, penuh dengan Roh Kudus,

"Hai pemimpin-pemimpin umat dan kaum tua-tua,

jika sekarang kami harus diperiksa

karena suatu kebajikan kepada seorang sakit,

dan harus menerangkan

dengan kuasa manakah orang itu disembuhkan,

maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel,

bahwa semua itu kami lakukan dalam nama Yesus Kristus,

orang Nazaret, yang telah kamu salibkan,

tetapi dibangkitkan Allah dari antara orang mati;

Karena Yesus itulah

orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu.

Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan,

yaitu kamu sendiri,

namun Ia telah menjadi batu penjuru.

Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga

selain di dalam Dia,

sebab di bawah kolong langit ini

tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia

yang olehnya kita dapat diselamatkan."


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 118:1-2.4.22-24.25-27a,R:22


Refren: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan

telah menjadi batu penjuru.


*Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik!

Kekal abadi kasih setia-Nya.

Biarlah Israel berkata, 

"Kekal abadi kasih setia-Nya!"

Biarlah orang yang takwa pada Tuhan berkata,

"Kekal abadi kasih setia-Nya!"


*Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan

telah menjadi batu penjuru.

Hal itu terjadi pada pihak Tuhan,

suatu perbuatan ajaib di mata kita.

Inilah hari yang dijadikan Tuhan,

marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!


*Ya Tuhan, berilah kiranya keselamatan!

Ya Tuhan, berilah kiranya kemujuran!

Diberkatilah dia yang datang dalam nama Tuhan!

Kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan.

Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.


Bait Pengantar Injil

Mzm 118:24


Inilah hari yang dijadikan Tuhan.

Marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya.


Bacaan Injil

Yoh 21:1-14


"Yesus mengambil roti dan memberikannya kepada para murid;

demikian juga ikan."


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:


Sesudah bangkit dari antara orang mati,

Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya

di pantai danau Tiberias.

Ia menampakkan diri sebagai berikut:


Di pantai itu berkumpul Simon Petrus,

Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea,

anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.

Kata Simon Petrus kepada mereka, "Aku pergi menangkap ikan."

Kata mereka kepadanya, "Kami pergi juga dengan engkau."

Mereka berangkat lalu naik ke perahu,

tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.


Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai;

akan tetapi murid-murid itu tidak tahu,

bahwa itu adalah Yesus.

Kata Yesus kepada mereka,

"Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?"

Jawab mereka, "Tidak ada."

Maka kata Yesus kepada mereka,

"Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu,

maka akan kamu peroleh."

Lalu mereka menebarkannya,

dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.


Maka murid yang dikasihi Yesus berkata kepada Petrus,

"Itu Tuhan!"

Ketika Petrus mendengar bahwa itu adalah Tuhan,

maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian,

lalu terjun ke dalam danau.

Murid-murid yang lain datang dengan perahu

karena mereka tidak jauh dari darat,

hanya kira-kira dua ratus hasta saja;

dan mereka menghela jala yang penuh ikan itu.


Ketika tiba di darat,

mereka melihat api arang, dan di atasnya ada ikan serta roti.

Kata Yesus kepada mereka,

"Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu angkat itu."

Simon Petrus naik ke perahu,

lalu menghela jala itu ke darat,

penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya;

dan sungguhpun sebanyak itu ikannya, jala tidak koyak.

Kata Yesus kepada mereka, "Marilah dan sarapanlah!"

Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani

bertanya kepada-Nya, "Siapakah Engkau?"

Sebab mereka tahu bahwa Ia adalah Tuhan.

Yesus maju ke depan,

mengambil roti dan memberikannya kepada mereka;

demikian juga ikan itu.

Itulah ketiga kalinya Yesus menampakkan diri

kepada murid-murid-Nya

sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.


Demikianlah sabda Tuhan.

Kamis, 08 April 2021

Mengapa Yesus menampakan diri secara berulang-ulang kepada para murid-Nya setelah disalibkan, wafat dan bangkit dari alam maut dan para murid semestinya memberi kesaksian tentang pengalaman kebangkitan Kristus mulai dari Yerusalem?

   

Mati di Salib adalah sebuah kutukan bagi sebagian orang.  Mati di Salib adalah sebuah kebodohan bagi sebagian yang lain. 


Tetapi bagi orang yang beriman dan percaya kepada Kristus yang wafat di Salib, dimakamkan, dan pada hari ketiga dibangkitkan, Salib adalah sebuah kebijaksanaan Allah yang menyembuhkan. 


Yesus menampakan berulang-ulang kepada para murid agar untuk mengasah otak mereka agar budi mereka terbuka mengerti Kitab Suci khususnya Kitab Musa,  Kitab para Nabi dan Kitab Mazmur tentang Hamba Yahweh yang menderita, disiksa, mati, dan dibangkitkan pada jari ketiga, terpenuhi secara tuntas di dalam diri Yesus Kristus yang menderita dan wafat di Salib, dan kemudian dibangkitkan dari alam maut pada hari ketiga. 

Bacaan pertama tampilkan mukjizat penyembuhan pada orang sakit terjadi oleh karena percaya kepada Kristus yang bangkit. Mukjizat ini terjadi di Bait Allah Yerusalem. Mengapa di Bait Allah Yerusalem? 

Kebanggaan Yahudi satu-satunya adalah Bait Allah Yerusalem. Kebanggaan tentang Tanah terjanji dan Kerajaan sudah terpecah belah karena sudah diobrak-abrik oleh Penjajah Romawi pada zaman itu. Itulah alasan Orang Yahudi marah pada saat Yesus membersihkan Bait Allah Yerusalem tempat Yahweh disembah, dan Yesus akan menghancurkannya dan dalam tiga hari akan didirikan-Nya kembali. 

Yesus yang bangkit adalah pemenuhan apa yang dikatakan-Nya tentang Bait Allah Yerusalem yang dihancurkan lewat derita dan wafat di Salib dan didirikan kembali dalam kebangkitan-Nya. Bait Allah Yerusalem adalah Tubuh Kristus Yang Bangkit-Hidup-Abadi-Selamanya. Yahweh Perjanjian Lama terpenuhi dalam diri Kristus Yang Telah Bangkit sebagai Bait Allah Yang Hidup. 


Maka tepat sekali bahwa kebanggaan Yahudi akan Bait Allah Yerusalem inilah para murid Yesus harus memberi kesaksian tentang Kebangkitan Tubuh Kristus sebagai Bait Allah Yerusalem yang hidup mulai dari Yerusalem pusat iman Agama Yahudi yang sedang berada di bawah penjajahan Romawi yang telah menguasi Tanah terjanji dan Kerajaan-Kerajaan Israel. Hanya Bait Allah yang tetap eksis sebagai sumber kebanggaan bangsa Yahudi.

Kebangkitan Yesus yang para murid wartakan mulai dari Yerusalem berorientasi mengubah cara berpikir lama bahwa Salib bukanlah sebuah kebodohan dan Salib bukankah sebuah kutukan melainkan Salib adalah sebuah kebijaksanaan Allah yang menyembuhkan seperti di dalam Bacaan pertama, orang sakit disembuhkan berkat percaya kepada Kristus yang wafat di Salib, dan bangkit. 

Orang Sakit yang sembuh itu pun bersama Petrus dan Yohanes memberi kesaksian tentang Kebangkitan Kristus di dalam Bait Allah Yerusalem, pusat iman dan identitas bangsa Israel.  Identitas Yahudi berpusat pada YAHWEH yang di sembah di Bait Allah harus diwartakan secara berkelanjutan di Yerusalem agar benar benar berakar di dalam identitasnya secara sempurna di dalam Kristus Yesus yang telah bangkit. 

Dengan demikian ada harapan iman dan kasih kepada Yesus Kristus sebagai penyempurna identitas Bangsa Yahudi dibangun di atas fondasi yang kokoh dalam bangunan fisik yaitu Bait Allah Yerusalem, dan terutama dalam budi, hati, rasa, dan tindakan orang beriman dan percaya pada Kristus yang bangkit, berharapan dalam Kristus, dan berbelas kasih kepada Tuhan dan Sesama. ***






















Liturgia Verbi (B-I)

Hari Kamis Dalam Oktaf Paskah


Kamis, 8 April 2021


Bacaan Pertama

Kis 3:11-26


"Yesus, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh;

tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati."


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:


Petrus dan Yohanes menyembuhkan seseorang yang lumpuh.

Ketika orang lumpuh yang disembuhkan itu

tetap mengikuti Petrus dan Yohanes,

seluruh orang banyak yang sangat keheranan

datang mengerumuni mereka

di serambi yang disebut Serambi Salomo.

Petrus melihat orang banyak itu lalu berkata,

"Hai orang Israel, mengapa kamu heran tentang kejadian itu?

Dan mengapa kamu menatap kami

seolah-olah kami membuat orang ini berjalan

karena kuasa atau kesalehan kami sendiri?

Allah Abraham, Ishak dan Yakub,

Allah nenek moyang kita telah memuliakan Hamba-Nya,

yaitu Yesus yang kamu serahkan dan tolak di depan Pilatus,

walaupun Pilatus berpendapat bahwa Ia harus dilepaskan.

Kamu telah menolak Yang Kudus dan Benar,

dan malah menghendaki seorang pembunuh sebagai hadiahmu.

Demikianlah Yesus, Pemimpin kepada hidup, telah kamu bunuh!

Tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati;

dan tentang hal itu kami adalah saksi.


Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesuslah,

maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat

dan kamu kenal ini;

kepercayaan itulah yang telah memberi kesembuhan

kepada orang ini di depan kamu semua.


Hai saudara-saudara,

aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian

karena ketidaktahuan,

sama seperti semua pemimpin kamu.

Tetapi dengan jalan demikian Allah telah menggenapi

apa yang telah difirmankan-Nya dahulu

dengan perantaraan nabi-nabi-Nya,

yaitu bahwa Mesias yang diutus-Nya harus menderita.

Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan,

agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus,

yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.

Kristus itu harus tinggal di surga

sampai waktu pemulihan segala sesuatu,

seperti yang difirmankan Allah

dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.


Bukankah telah dikatakan Musa:

Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu

seorang nabi dari antara saudara-saudaramu,

sama seperti aku!

Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu

yang akan dikatakannya kepadamu.

Dan akan terjadi,

bahwa semua orang yang tidak mendengarkan nabi itu,

akan dibasmi dari umat kita.

Dan semua nabi yang pernah berbicara,

mulai dari Samuel, dan sesudah dia,

telah bernubuat tentang zaman ini.


Kamulah yang mewarisi nubuat-nubuat itu

dan mendapat bagian dalam perjanjian

yang telah diadakan Allah nenek moyang kita,

ketika Ia berfirman kepada Abraham:

Oleh keturunanmu semua bangsa di muka bumi akan diberkati.

Dan bagi kamulah pertama-tama Allah membangkitkan Hamba-Nya

dan mengutus-Nya kepada kamu,

supaya Ia memberkati kamu

dengan memimpin kamu masing-masing

kembali dari segala kejahatanmu."


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 8:2a.5.6-7.8-9,R:2ab


Refren: Ya Tuhan, Allah kami,

betapa mulia nama-Mu di seluruh bumi!


*Ya Tuhan, Allah kami,

apakah manusia sehingga Engkau mengingatnya?

Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?


*Kauciptakan dia hampir setara dengan Allah,

Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak.

Kauberi dia kuasa atas buatan tangan-Mu;

segala-galanya telah Kautundukkan di bawah kakinya.


*Domba, sapi dan ternak semuanya,

hewan di padang dan margasatwa;

burung di udara dan ikan di laut,

dan semua yang melintasi arus lautan.


Bait Pengantar Injil

Mzm 118:24


Inilah hari yang dijadikan Tuhan,

marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya.


Bacaan Injil

Luk 24:35-48


"Mesias harus menderita

dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga."


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:


Dua murid yang dalam perjalanan ke Emaus,

ditemui oleh Yesus yang bangkit,

segera kembali ke Yerusalem.

Mereka menceriterakan kepada saudara-saudara

apa yang terjadi di tengah jalan,

dan bagaimana mereka mengenal Yesus

pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.


Sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu,

Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata,

"Damai sejahtera bagi kamu!"

Mereka terkejut dan takut,

karena menyangka bahwa mereka melihat hantu.

Akan tetapi Ia berkata kepada mereka,

"Mengapa kamu terkejut,

dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hatimu?

Lihatlah tangan dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini!

Rabalah Aku dan lihatlah,

karena hantu kan tidak ada daging dan tulangnya,

seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."

Sambil berkata demikian

Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.


Dan ketika mereka belum juga percaya

karena girang dan masih heran,

berkatalah Yesus kepada mereka,

"Adakah padamu makanan di sini?"

Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.

Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.


Yesus berkata kepada mereka,

"Inilah perkataan yang telah Kukatakan kepadamu

ketika Aku masih bersama-sama kamu,

yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku

dalam kitab Taurat Musa, kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."

Lalu Yesus membuka pikiran mereka,

sehingga mereka mengerti Kitab Suci.


Kata-Nya kepada mereka, "Ada tertulis demikian:

Mesias harus menderita

dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga.

Dan lagi: dalam nama-Nya

berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa

harus disampaikan kepada segala bangsa,

mulai dari Yerusalem.

Kamu adalah saksi dari semuanya ini.


Demikianlah sabda Tuhan.

Rabu, 07 April 2021

Mengapa Yesus menghilang setelah dua murid itu mengenal Yesus lewat berjalan bersama sambil dialog dalam SabdaNya dan Perjamuan Ekaristi-Nya di Rumah Emaus?

    

Orang yang Diam seribu bahasa sulit dikenal siapa dirinya. Tetapi orang yang giat berbicara dapat membuka pintu lebar untuk dikenal secara lebih Baik. Para murid berdialog tentang Yesus Historis yang telah wafat dan bangkit kembali. Tetapi kesaksian para perempuan tentang kebangkitan masih sulit dipercaya oleh para murid yang hidup di dalam budaya Yahudi yang hanya percaya pada kesaksian laki-laki bukan perempuan.


 Kali ini Yesus sendiri bersama para murid yang lahir dari rahim budaya Yahudi, berdialog bersama tentang kebangkitan Yesus menurut Kitab Suci dan berpuncak dalam Ekaristi. Hal inilah menunjukan bahwa Yesus sungguh bangkit. 

Kebangkitan inilah yang disaksikan oleh dua murid itu mulai dari berjalan bersama Yesus sambil berdialog tentang Yesus Kristus seperti yang diwartakan dalam Kitab Suci baik dalam Perjanjian Lama maupun di dalam Perjanjian Baru. Puncak dialog itu ketika Perjamuan Ekaristi yang dipimpin oleh Yesus sendiri di rumah dua murid itu di Emaus. Ketika Yesus mengambil roti dan memecahkan roti dan membagikan kepada mereka  maka mata hati iman  mereka mereka langsung terbuka jelas terang benderang mengenal Yesus Historis dan Kristus yang telah bangkit. Kristus Sungguh bangkit. Alleluya.

Lalu Yesus menghilang. Mengapa Yesus menghilang? Karena sudah komplit. Mereka sudah kompkit mengenal Yesus karena mereka bicara tentang dan dalam Yesus menurut Kitab Suci dan dalam Ekaristi Kudus. Iman kita akan Kehadiran Yesus terdapat di dalam Kitab Suci dan Ekaristi. Rajin membaca Kitab Suci dan Rajin Mengikuti Ekaristi adalah jalan paling tepat  asah pisau iman supaya selalu lebih tajam.***





Liturgia Verbi (B-I)

Hari Rabu Dalam Oktaf Paskah


Rabu, 7 April 2021


PW S. Yohanes Pembaptis de la Salle, Imam


Bacaan Pertama

Kis 3:1-10


"Apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu:

Demi nama Yesus Kristus, berjalanlah!"


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:


Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang,

yaitu pukul tiga petang,

naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah.

Di situ ada seorang laki-laki yang lumpuh sejak lahirnya

sehingga ia harus diusung.

Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah,

yang bernama Gerbang Indah,

untuk meminta sedekah kepada orang

yang masuk ke dalam Bait Allah.

Ketika orang itu melihat,

bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah,

ia meminta sedekah.

Mereka menatap dia dan Petrus berkata,

"Lihatlah kepada kami."

Lalu orang itu menatap mereka

dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka.


Tetapi Petrus berkata, "Emas dan perak tidak ada padaku!

Tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu:

Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!"

Lalu Petrus memegang tangan kanan orang itu

dan membantu dia berdiri.

Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.

Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari

dan mengikuti Petrus dan Yohanes ke dalam Bait Allah;

ia berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah.

Ketika seluruh rakyat melihat dia berjalan sambil memuji Allah,

mereka mengenal dia sebagai orang

yang biasanya duduk meminta sedekah di Gerbang Indah Bait Allah.

Maka mereka takjub dan tercengang

tentang apa yang telah terjadi padanya.


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 105:1-2.3-4.6-7.8-9,R:3b


Refren: Biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.


*Bersyukurlah kepada Tuhan, serukanlah nama-Nya,

maklumkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa.

Bernyanyilah bagi Tuhan, bermazmurlah bagi-Nya;

percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!


*Bermegahlah dalam nama-Nya yang kudus,

biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan.

Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya,

carilah selalu wajah-Nya!


*Hai anak cucu Abraham, hamba-Nya,

hai anak-anak Yakub, pilihan-Nya!

Dialah Tuhan, Allah kita,

ketetapannya berlaku di seluruh bumi.


*Selama-lamanya Ia ingat akan perjanjian-Nya,

akan firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan,

akan perjanjian yang diikat-Nya dengan Abraham,

dan akan sumpah-Nya kepada Ishak.


Bait Pengantar Injil

Mzm 118:24


Inilah hari yang dijadikan Tuhan,

marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya.


Bacaan Injil

Luk 24:13-35


"Mereka mengenali Yesus pada waktu Ia memecah-mecahkan roti."


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:


Pada hari Sabat sesudah Yesus dimakamkan,

dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung

bernama Emaus,

yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem,

dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu

yang telah terjadi.

Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran,

datanglah Yesus sendiri mendekati mereka,

lalu berjalan bersama-sama dengan mereka.

Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka,

sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.

Yesus berkata kepada mereka,

"Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?"

Maka berhentilah mereka dengan muka muram.

Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya,

"Adakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem,

yang tidak tahu apa yang terjadi di situ

pada hari-hari belakangan ini?"

Kata-Nya kepada mereka, "Apakah itu?"

Jawab mereka, "Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret!

Dia adalah seorang nabi,

yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan

di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami.

Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami

telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati

dan mereka telah menyalibkan-Nya.

Padahal kami dahulu mengharapkan,

bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel.

Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari,

sejak semuanya itu terjadi.

Dan beberapa perempuan dari kalangan kami

telah mengejutkan kami:

Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur,

dan tidak menemukan mayat-Nya.

Lalu mereka datang dengan berita,

bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat,

yang mengatakan bahwa Yesus hidup.

Dan beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati,

bahwa memang benar yang dikatakan perempuan-perempuan itu,

tetapi Yesus sendiri tidak mereka lihat."


Lalu Ia berkata kepada mereka,

"Hai kamu orang bodoh,

betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya

akan segala sesuatu yang telah dikatakan para nabi!

Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu

untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?"

Lalu Ia menjelaskan kepada mereka

apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci,

mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.

Sementara itu mereka mendekati kampung yang mereka tuju.

Ia berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya.

Tetapi mereka mendesak-Nya dengan sangat,

"Tinggallah bersama-sama dengan kami,

sebab hari telah menjelang malam

dan matahari hampir terbenam."

Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama dengan mereka.

Waktu duduk makan dengan mereka,

Ia mengambil roti, mengucap berkat,

lalu memecah-mecahkannya dan

memberikannya kepada mereka.

Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia,

tetapi Yesus lenyap dari tengah-tengah mereka.

Kata mereka seorang kepada yang lain,

"Bukankah hati kita berkobar-kobar,

ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan

dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"


Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem.

Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu.

Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka.

Kata mereka kepada kedua murid itu,

"Sungguh, Tuhan telah bangkit,

dan telah menampakkan diri kepada Simon."

Lalu kedua orang itu pun menceriterakan

apa yang terjadi di tengah jalan,

dan bagaimana mereka mengenal Yesus

pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.


Demikianlah sabda Tuhan.

Selasa, 06 April 2021

Apa Perbedaan kesaksian Maria Magdalena dengan Petrus tentang kebangkitan Kristus dalam bacaan- bacaan Suci pada Hari ini, dari perspektif Tradisi Yahudi ttg saksi yg benar?



Kesaksian perempuan tentang kebangkitan tidak diakui dalam Tradisi Yahudi. Sedangkan kesaksian laki-laki lah yang diakui oleh Tradisi Yahudi. Maka kesaksian para wanita tentang kebangkitan Yesus tidak serius ditanggapi oleh laki-laki baik dalam komunitas internal para rasul maupun eksternal pada awal-awal kebangkitan Yesus. Tetapi Yesus menggunakan hal yang tidak sesuai Tradisi diskriminatif ini untuk merevolusi otak, rasa, aksi orang Yahudi  yang merendahkan perempuan menjadi kesetaraan gender mulai dari kehidupan beragama Yahudi. Petrus dalam bacaan pertama mengatakan secara pasti kepada orang Yahudi bahwa Yesus sudah bangkit dan mereka harus bertobat. Tobat dari manusia lama menjadi manusia baru. Manusia lama yaitu tidak mengakui kesaksian perempuan tentang kebangkitan Yesus dan merendahkan status wanita menuju pengakuan kesetaraan sesama laki-laki dan perempuan secara spesifik tentang kesaksian tentang kebangkitan Yesus. Maria Magdalena memberikan kesaksian di awal kebangkitan Tuhan sedangkan Petrus memberi kesaksian Tentang Yesus Kristus yang telah bangkit pada saat pentekosta. 


Apakah kita merendahkan sesama dalam bahasa verbal dan nonverbal?  Bagaimana caranya kita menjaga kesetaraan gender dalam kehidupan kita dalam masyarakat dan dalam Gereja?



Liturgia Verbi (B-I)

Hari Selasa Dalam Oktaf Paskah


Selasa, 6 April 2021


Bacaan Pertama

Kis 2:36-41


"Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing

memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus."


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:


Pada hari Pentakosta,

berkatalah Petrus kepada orang-orang Yahudi,

"Seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti,

bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu,

menjadi Tuhan dan Kristus."

Ketika mereka mendengar hal itu, hati mereka sangat terharu,

lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain,

"Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"


Jawab Petrus kepada mereka,

"Bertobatlah, dan hendaklah kamu masing-masing

memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus

untuk pengampunan dosamu;

maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

Sebab bagi kamulah janji itu,

bagi anak-anakmu dan bagi semua orang yang masih jauh,

yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."


Dan dengan banyak perkataan lain lagi

Petrus memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh,

dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya,

"Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 33:4-5.18-19.20.22,R:5b


Refren: Bumi penuh dengan kasih setia-Mu.


*Firman Tuhan itu benar,

segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan.

Ia senang kepada keadilan dan hukum;

bumi penuh dengan kasih setia-Nya.


*Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takwa,

kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya;

Ia hendak melepaskan jiwa mereka dari maut

dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.


*Jiwa kita menanti-nantikan Tuhan.

Dialah penolong kita dan perisai kita.

Kasih setia-Mu, ya Tuhan, kiranya menyertai kami,

seperti kami berharap kepada-Mu.


Bait Pengantar Injil

Mzm 118:24


Inilah hari yang dijadikan Tuhan,

marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya.


Bacaan Injil

Yoh 20:11-18


"Aku telah melihat Tuhan,

dan Dialah yang mengatakan hal-hal itu kepadaku."


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:


Setelah makam Yesus kedapatan kosong,

Maka Maria Magdalena, berdiri dekat kubur dan menangis.

Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu,

dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih,

yang seorang duduk di sebelah kepala

dan yang lain di sebelah kaki

di tempat mayat Yesus terbaring.


Kata malaikat-malaikat itu kepadanya,

"Ibu, mengapa engkau menangis?"

Jawab Maria kepada mereka,

"Tuhanku telah diambil orang,

dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan."


Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang,

dan melihat Yesus berdiri di situ,

tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.

Kata Yesus kepadanya,

"Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?"

Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman.

Maka ia berkata kepada-Nya,

"Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia,

katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia,

supaya aku dapat mengambil-Nya."

Kata Yesus kepadanya, "Maria!"

Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani,

"Rabuni!", artinya Guru.

Kata Yesus kepadanya,

"Janganlah engkau memegang Aku,

sebab Aku belum pergi kepada Bapa.

Tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku

dan katakanlah kepada mereka,

bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu,

kepada Allah-Ku dan Allahmu."

Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid,

"Aku telah melihat Tuhan!"

dan juga bahwa Tuhanlah yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.


Demikianlah sabda Tuhan.

Senin, 05 April 2021

Mengapa terjadi narasi kebohongan tentang kebangkitan Yesus berdasarkan bacaan Suci hari ini?

  

Mengapa terjadi narasi kebohongan tentang kebangkitan Yesus berdasarkan bacaan Suci hari ini?



Para perempuan memberi kesaksian tentang kebangkitan Yesus. Tetapi dalam budaya Yahudi pada zaman itu tidak pernah ada bahwa seorang wanita diberi kesempatan untuk memberi kesaksian karena mereka tidak diorangkan. 

Kesaksian tentang kebenaran yang dipercaya adalah kesaksian laki-laki. Lalu mengapa Yesus menggunakan perempuan atau memberi ijin kepada para perempuan untuk pertama-tama memberi kesaksian yang benar tentang kebangkitan-Nya? Karena Yesus menggunakan orang-orang lemah ini untuk memberikan kesaksian yang benar tentang kebangkitan-Nya. Ini sebuah budaya baru yang mengganti budaya lama Yahudi yang cenderung mengorbankan wanita atau perempuan.


Bacaan pertama Petrus dan para murid yang lain pada pentekosta memberi kesaksian yang benar tentang kebangkitan Tuhan. Kesaksian laki-laki inilah menyempurnakan kesaksian para wanita tentang kebangkitan Tuhan Yesus. 

Kesaksian para serdadu dan para imam Yahudi membangun Narasi kebohongan tentang kebangkitan dan Narasi kebohongan ini didukung dengan uang tutup mulut yang mereka terima dari para imam kepala agar para serdadu itu memberikan kesaksian yang bohong tentang kebangkitan. Hal itulah yang tertulis dalam bacaan Suci pada Hari ini. 


Kebohongan yang diwartakan terus menerus akan menjadi sebuah virus kebongan yang dapat memanipulasi data sedemikian rupa hanya untuk memenuhi kepentingan pribadi saja sedangkan kepentingan bersama dipadamkan. ***





 "Yesus inilah yang dibangkitkan Allah,

dan tentang hal itu kami semua adalah saksi."


Liturgia Verbi (B-I)

Hari Senin Dalam Oktaf Paskah


Senin, 5 April 2021


PF S. Vinsensius Ferrer, Imam


Bacaan Pertama

Kis 2:14.22-32


"Yesus inilah yang dibangkitkan Allah,

dan tentang hal itu kami semua adalah saksi."


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:


Pada hari Pentakosta,

bangkitlah Petrus berdiri bersama kesebelas rasul.

Dengan suara nyaring ia berkata kepada orang banyak, "

Hai kamu orang Yahudi

dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem,

ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini:


Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret,

seorang yang telah ditentukan Allah

dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan,

mujizat dan tanda-tanda

yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia

di tengah-tengah kamu,

seperti yang kamu tahu.

Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya,

telah kamu salibkan dan kamu bunuh

dengan tangan bangsa-bangsa durhaka.

Tetapi Allah membangkitkan Dia

dengan melepaskan-Nya dari sengsara maut,

karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.


Sebab Daud berkata tentang Dia:

Aku senantiasa memandang kepada Tuhan.

Karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.

Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak,

bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram.

Sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati,

dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.

Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan;

Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.

Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang

kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita.

Ia telah mati dan dikubur,

dan kuburnya masih ada pada kita sampai hari ini.

Tetapi ia adalah seorang nabi,

dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya

dengan mengangkat sumpah,

bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri

di atas takhtanya.

Karena itu Daud telah melihat ke depan

dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias,

ketika ia mengatakan,

bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati,

dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan.

Yesus inilah yang dibangkitkan Allah,

dan tentang hal itu kami semua adalah saksi.


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 16:1-2a.5.7-8.9-10.11,R:1


Refren: Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.


*Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung.

Aku berkata kepada Tuhan, "Engkaulah Tuhanku,

Engkaulah bagian warisanku dan pialaku,

Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian

yang diundikan kepadaku."


*Aku memuji Tuhan, yang telah memberi nasihat kepadaku,

pada waktu malam aku diajar oleh hati nuraniku.

Aku senantiasa memandang kepada Tuhan;

karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.


*Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak,

dan tubuhku akan diam dengan tenteram;

sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati,

dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.


*Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan;

di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah,

di tangan kanan-Mu ada nikmat yang abadi.


Bait Pengantar Injil

Mzm 118:24


Inilah hari yang dijadikan Tuhan,

marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya.


Bacaan Injil

Mat 28:8-15


"Katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea,

dan di sanalah mereka akan melihat Aku."


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:


Pada waktu itu

perempuan-perempuan pergi dari kubur,

diliputi rasa takut dan sukacita yang besar.

Mereka berlari cepat-cepat

untuk memberitahukan kepada para murid

bahwa Yesus telah bangkit.


Tiba-tiba Yesus menjumpai mereka dan berkata,

"Salam bagimu."

Mereka mendekati-Nya, memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.

Maka kata Yesus kepada mereka, "Jangan takut!

Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku,

supaya mereka pergi ke Galilea,

dan di sanalah mereka akan melihat Aku."


Ketika mereka masih di tengah jalan,

datanglah beberapa orang dari penjaga makam Yesus ke kota

dan memberitahukan segala yang terjadi itu

kepada imam-imam kepala.

Dan sesudah berunding dengan tua-tua,

mereka mengambil keputusan,

lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu

dan berkata,

"Kamu harus mengatakan,

bahwa murid-murid Yesus datang malam-malam

dan mencuri jenazah-Nya ketika kamu sedang tidur.

Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri,

kami akan berbicara dengan dia,

sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."


Mereka menerima uang itu

dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka.

Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi

sampai sekarang ini.


Demikianlah sabda Tuhan.

Minggu, 04 April 2021

Mengapa hanya Maria Magdalena yang selalu ada bersama Yesus dalam derita di Salib, wafat, dan khususnya pada kebangkitan sesuai Injil hari ini dan Injil Sinoptik? bukankah ini sebuah model spiritualitas Kehadiran bagi dunia dewasa ini dimana lebih berprinsip: dimana ada gula di situ ada semut, tanpa usahakan gula agar semut-semut datang ramai-ramai??

 

 Mengapa hanya Maria Magdalena yang selalu ada bersama Yesus dalam derita di Salib, wafat, dan khususnya pada kebangkitan sesuai Injil hari ini dan Injil Sinoptik? bukankah ini sebuah model spiritualitas Kehadiran bagi dunia dewasa ini dimana lebih berprinsip: dimana ada gula di situ ada semut, tanpa usahakan gula agar semut-semut datang ramai-ramai??





 "Kami telah makan dan minum bersama dengan Yesus setelah Ia bangkit dari antara orang mati."




Hari Raya Paskah Kebangkitan Tuhan


Minggu, 4 April 2021


Bacaan Pertama

Kis 10:34a.37-43


"Kami telah makan dan minum bersama dengan Yesus

setelah Ia bangkit dari antara orang mati."


Pembacaan dari Kisah Para Rasul:


Sekali peristiwa

Allah menyuruh Petrus pergi ke rumah perwira Kornelius.

Di sana Petrus berkata,

"Kamu tahu tentang segala sesuatu

yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea,

sesudah pembaptisan yang diberitakan oleh Yohanes,

yaitu tentang Yesus dari Nazaret:

Bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa,

Yesus itulah yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik

dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis,

sebab Allah menyertai Dia.


Kami adalah saksi dari segala sesuatu

yang diperbuat Yesus di tanah Yudea maupun di Yerusalem!

Dia telah dibunuh dan digantung pada kayu salib.

Tetapi Allah telah membangkitkan Dia pada hari yang ketiga.

Dan Allah berkenan bahwa Ia menampakkan diri,

bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi,

yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah,

yaitu kepada kami yang telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia,

setelah Ia bangkit dari antara orang mati.


Dan Yesus telah menugaskan kami

memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi

bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim

atas orang-orang hidup dan orang-orang mati.

Tentang Dialah semua nabi bersaksi,

bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya,

ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya."


Demikianlah sabda Tuhan.


Mazmur Tanggapan

Mzm 118:1-2.16ab-17.22-23,R:24


Refren: Inilah hari yang dijadikan Tuhan,

marilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya!


*Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik!

Kekal abadi kasih setia-Nya.

Biarlah Israel berkata,

"Kekal abadi kasih setia-Nya!"


*Tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan,

tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan!

Aku tidak akan mati, tetapi hidup,

dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan Tuhan!


*Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan

telah menjadi batu penjuru.

Hal itu terjadi dari pihak Tuhan,

suatu perbuatan ajaib di mata kita.


Bacaan Kedua

Kol 3:1-4


"Carilah perkara yang di atas, di mana Kristus berada."


Pembacaan dari Surat Rasul Paulus

kepada Jemaat di Kolose:


Saudara-saudara,

kamu telah dibangkitkan bersama dengan Kristus.

Maka carilah perkara yang di atas,

di mana Kristus berada, duduk di sebelah kanan Allah.

Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.

Sebab kamu telah mati,

dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.

Kristuslah hidup kita!

Apabila Ia menyatakan diri kelak,

kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia

dalam kemuliaan.


Demikianlah sabda Tuhan.


ATAU BACAAN LAIN:

1Kor 5:6b-8

"Buanglah ragi yang lama, supaya kamu menjadi adonan yang baru."


Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus:


Saudara-saudara, kamu tahu bahwa

ragi yang sedikit saja dapat mengkhamirkan seluruh adonan.

Maka buanglah ragi yang lama,

supaya kamu menjadi adonan yang baru,

sebab kamu memang tidak beragi.

Sebab Kristus, anak domba Paskah kita, sudah disembelih.

Karena itu marilah kita berpesta,

bukan dengan roti yang lama,

bukan pula dengan ragi  keburukan dan kejahatan,

tetapi dengan roti yang tidak beragi,

yaitu kemurnian dan kebenaran.


Demikianlah sabda Tuhan.


MADAH PASKAH

Marilah kita lagukan

pujian kejayaan!

   Kristus sudah berjuang melawan kematian;

   meskipun ditelan namun menang.

Dosa kita dilebur, kuasa maut gugur,

didamaikan kita dengan Bapa.

   Katakan Maria,

   engkau melihat apa?

Wajah Yesusku yang hidup

sungguh mulia hingga aku takjub.

   Kudengar malaikat

   menyampaikan amanat.

Yesus Kristus sudah bangkit,

kabarkanlah pada para murid.

   Sungguh bangkit Yesus Tuhan

   sebagai pemenang.

   Hiduplah berjaya selamanya.

Amin.  Alleluya.


Bait Pengantar Injil

1Kor 5:7b-8a


Anak Domba Paskah kita, yaitu Kristus, telah disembelih.

Karena itu marilah kita berpesta dalam Tuhan.


Bacaan Injil

Yoh 20:1-9 


"Yesus harus bangkit dari antara orang mati."


Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:


Pada hari pertama minggu itu,

pagi-pagi benar ketika hari masih gelap,

pergilah Maria Magdalena ke kubur Yesus,

dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.

Maka ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus

dan murid yang lain yang dikasihi Yesus.

Ia berkata kepada mereka,

"Tuhan telah diambil orang dari kuburnya,

dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan."


Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur.

Keduanya berlari bersama-sama,

tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus,

sehingga lebih dahulu sampai di kubur.

Ia menjenguk ke dalam,

dan melihat kain kapan terletak di tanah;

akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.

Maka tibalah juga Simon Petrus menyusul dia,

dan masuk ke dalam kubur itu.

Ia melihat kain kapan terletak di tanah,

sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus

tidak terletak dekat kain kapan itu,

tetapi agak di samping,

di tempat yang lain,

dan sudah tergulung.

Maka masuklah juga murid yang lain,

yang lebih dahulu sampai di kubur itu;

ia melihatnya dan percaya.

Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci,

yang mengatakan bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.


Demikianlah sabda Tuhan.