Selasa, 06 November 2012

Kotbah Misa Harian, Selasa 6 Nopember 2012



UNDANGAN PERJAMUAN KERAJAAN ALLAH

(Flp 2:5-11; Luk 14:15-24)
Misa Harian, Selasa, 6 Nopember 2012
Di Soverdi Surabaya

(Rm. Benediktus Bere Mali, SVD)

Pada malam menjelang pukul setengah duabelas, tanggal 5 Nopember 2012, saya melayani perminyakan orang sakit di sebuah rumah sakit di kota surabaya. Umat ini berasal dari sebuah paroki yang memiliki banyak pastor di parokinya. Umat sudah menelephone berulang-ulang ke paroki meminta romo memberi perminyakan kepada seorang Bapa yang sedang dalam keadaan sakratul maut. Penerima telephone mengatakan romonya pada sibuk, ada yang ke luar kota, ada yang ke tempat ziarah dan rekreasi rohani, ada yang sedang istirahat karena sakit, dan sebagainya.

Sementara seorang umat yang kebetulan di dekat paroki tersebut ditelephone juga oleh umat yang sedang minta bantuan untuk perminyakan, supaya dia melihat sekitar paroki dan diminta untuk bertamu di pastoran, untuk bertemu dengan seorang romo. Setelah umat itu bertamu di pastoran, ternyata para romo sedang duduk sambil minum bir dan rokok di depan televisi.

Umat yang melihat para romo di pastoran itu langsung menelephone balik ke umat yang sedang di sekitar bapa yang sakit dalam sakratul maut itu, untuk segera telephone ke soverdi untuk melayani perminyakan orang sakit. Umat yang melihat dan mengamati keadaan para romo di paroki yang bersangkutan itu adalah Satpam Gereja Paroki yang bersangkutan.

Umat yang sedang di sekitar Bapa yang sedang sakit dalam sakratul maut itu telephone saya dan saya langsung mengiakan untuk perminyakan, meninggalkan semua pekerjaan dan kesibukan pribadi yang lain. Prinsip saya bahwa keselamatan jiwa diutamakan di atas segalanya.

Seorang imam tertahbis, ditahbis untuk utamakan keselamatan jiwa umatnya. Panggilan untuk pelayanan sakramen orang sakit (SOS) adalah urgen dan mendesak. Maka tugas yang lain harus ditinggalkan untuk segera dan harus melayani sakramen orang sakit.

Bagi saya inilah "Undangan Perjamuan di dalam Kerajaan Allah" yang diwartakan di dalam Injil Hari ini. Memberikan Kerajaan Allah bagi orang sakit dalam sakratul maut, adalah sebuah pelayanan keharusan dari seorang imam tertahbis dan harus memberikan pelayanan secara tulus dan iklas. Cura Animarum adalah segala-galanya.

Perjamuan di dalam Kerajaan Allah itu terbuka bagi semua orang. Tuhan mengundang semua orang, entah kaya atau miskin, tua atau muda. Semuanya diundang. Syaratnya hanyalah ini. Tulus dan iklas datang dalam Perjamuan Tuhan. Sebaliknya banyak orang yang masih hitung untung rugi untuk datang ke Perjamuan Tuhan, memang tidak layak untuk perjamuan Tuhan. Apakah aku ke Perjamuan Tuhan secara tulus dan iklas?

Tidak ada komentar: